1. Elephantiasis (Kaki Gajah)
Lymphatic filiarisis, atau dikenal dengan Elephantiasis (kaki gajah) ditandai dengan pembengkakan ekstrim pada tangan atau kaki. Penyakit ini diesbabkan oleh nyamuk yang mengirimkan larva seperti Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan B. timori melalui gigitannya. Larva-larva tersebut kemudian hidup di dalam tubuh manusia selama bertahun-tahun. Selain tangan dan kaki, dada dan alat kelamin juga bisa membengkak.
2. Pica
Kelainan ini membuat penderitanya makan sesuatu yang bukan makanan seperti tanah, kertas, lem, arang, dan lain-lain. Masih belum jelas apa penyebab kelainan ini, namun ada kemungkinan disebabkan oleh kekurangan mineral, terutama zat besi. Meskipun belum ada cara penyembuhannya, masih ada cara perawatan untuk mengurangi gejalanya.
3. Sindrom Alice in Wonderland
Anda tentu mengenal Alice in Wonderland, dimana dalam cerita itu Alice bisa terlihat lebih kecil atau lebih besar dari benda-benda di sekelilingnya. Ini juga bisa terjadi dalam dunia nyata. Penderitanya bisa melihat rumahnya sebesar rumah anjing atau burung sebesar dinosaurus. Kelainan ini diakibatkan oleh perubahan persepsi atau adanya malfungsi indra penglihatan penderitanya. Penyakit ini belum bisa disembuhkan, tapi ada obat untuk mengurangi gejalanya secara signifikan.
4. Sindrom Mayat Berjalan
Lymphatic filiarisis, atau dikenal dengan Elephantiasis (kaki gajah) ditandai dengan pembengkakan ekstrim pada tangan atau kaki. Penyakit ini diesbabkan oleh nyamuk yang mengirimkan larva seperti Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan B. timori melalui gigitannya. Larva-larva tersebut kemudian hidup di dalam tubuh manusia selama bertahun-tahun. Selain tangan dan kaki, dada dan alat kelamin juga bisa membengkak.
2. Pica
Kelainan ini membuat penderitanya makan sesuatu yang bukan makanan seperti tanah, kertas, lem, arang, dan lain-lain. Masih belum jelas apa penyebab kelainan ini, namun ada kemungkinan disebabkan oleh kekurangan mineral, terutama zat besi. Meskipun belum ada cara penyembuhannya, masih ada cara perawatan untuk mengurangi gejalanya.
3. Sindrom Alice in Wonderland
Anda tentu mengenal Alice in Wonderland, dimana dalam cerita itu Alice bisa terlihat lebih kecil atau lebih besar dari benda-benda di sekelilingnya. Ini juga bisa terjadi dalam dunia nyata. Penderitanya bisa melihat rumahnya sebesar rumah anjing atau burung sebesar dinosaurus. Kelainan ini diakibatkan oleh perubahan persepsi atau adanya malfungsi indra penglihatan penderitanya. Penyakit ini belum bisa disembuhkan, tapi ada obat untuk mengurangi gejalanya secara signifikan.
4. Sindrom Mayat Berjalan
Mayat berjalan disini bukan dalam arti sebenarnya. Penderitanya hanya menganggap diri mereka demikian. Sindrom ini merupakan gabungan dari depresi dan kecenderungan bunuh diri. Mereka menganggap mereka telah kehilangan segalanya, dari jiwa hingga beberapa bagian tubuh. Lebih parah lagi, mereka menganggap diri mereka mayat berjalan. Penderita penyakit ini mengaku bisa mencium bau daging mereka sendiri atau merasakan ada cacing dalam tubuh mereka. Obat anti depresi tidak bisa membantu banyak dalam penyembuhan penyakit ini.
5. Penyakit Vampire
Penderita penyakit ini berusaha menghindari kontak langsung dengan matahari karena bisa berakibat fatal bagi mereka. Berbeda dengan namanya, penderita penyakit ini tidak minum darah dan bukan vampire.



0 komentar:
Posting Komentar